Tampilkan postingan dengan label Sulawesi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sulawesi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 02 Februari 2016

Pantai Losari Makassar merupakan pantai yang cukup terkenal tentunya tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia terutama bagi warga Makassar dan sekitar. Pantai ini berlokasi di sebelah kota barat Makassar yang sudah menjadi ikon dari kota Makassar sendiri.
Pantai Losari Makassar, Sulawesi Selatan
Pantai Losari juga dikenal dengan julukan meja dan warung terpanjang di Dunia, kenapa ? Karena dulunya warung-warung dan tenda yang berada di kawasan pantai saling menyambung antara warung satu dan yang lainnya, kira-kira panjangnya mencapai 1 Km. Warung-warung ini menyediakan berbagai makanan khas Makassar terutama hidangan laut dan makanan Khas kota Makassar yang bernama Pisang epe. Pisang epe adalah makanan yang paling dikenal oleh masyarakat luar yang berkunjung ke Makassar, pisang epe disajikan dengan cara di bakar, kemudian di pipihkan dan diberi air gula merah, sangat nikmat dimakan apabila masih hangat.
Tepian Pantai Losari Makassar, Sulawesi Selatan
Pantai Losari sering dikunjungi oleh kaum muda-mudi yang berkumpul pada jam 15.00 sampai 21.00 malam. Mereka biasanya berkumpul untuk menikmati keindahan matahari tenggelam, dan berlanjut menikmati hidangan makanan laut yang enak dan pas di kantong. Selain menikmati keindahan Pantai Losari para pengunjung juga di lengkapi dengan fasilitas internet Hotspot Area kawasan Pantai Losari, dan pastinya pengunjung mengakses secara gratis tanpa di pungut biaya. Hal tersebut membuat pengunjung merasa nyaman ketika berkumpul di Pantai.

Pantai yang memiliki keindahan alam ini juga sering dimanfaatkan masyarakat sekitar maupun pengunjung sebagai tempat untuk berolahraga, waktu yang pas ketika ingin berolahraga yaitu pada saat pagi hari ketika matahari baru mulai terbit, suasana nyaman dilengkapi dengan udara yang segar mampu merileksasikan pikiran yang sedang kacau akan aktifitas dan masalah sehari-hari.

Walaupun Pantai Losari tidak memiliki pasir seperti pantai lainnya, struktur yang di rancang oleh Pemerintah setempat benar-benar di tata sedemikian rupa agar pantai ini dijadikan sebagai taman rekreasi dan Ikon kota Makassar yang bernilai di mata pengunjung, wahana yang tersedia di Pantai Losari yaitu bermain sepeda air, perahu, wahana boat dan lainnya yang tidak kalah menarik.
Suasana Senja Hari di Pantai Losari Makassar, Sulawesi Selatan 
Sekitar kawasan pantai terdapat sebuah masjid yang menarik Wisatawan akan lokasi masjid yang berada di tengah laut dengan jembatan sebagai penghubung dari daratan ke laut. Masjid yang bernama Amirul Mukminin ini memiliki 2 menara dan 2 kubah yang cukup unik, untuk kapasitas jama'ah masjid dapat menampung sekitar kurang lebih 400 jama'ah.
Masjid Amirul Mukminin Makassar, Sulawesi Selatan
Untuk hotel dan penginapan bisa dijumpai oleh pengunjung tidak jauh dari kawasan Pantai Losari, mulai dari hotel mewah dan murah bisa di nikmati oleh pengunjung.

Sekian pembahasan mengenai Pantai Losari Makassar semoga bermanfaat, terima kasih.
Continue reading

Pantai Tanjung Bira di kenal dengan pantai berpasir putih yang indah dan memukau. Kondisi air yang jernih sangat mendukung bagi Wisatawan untuk menyelam menikmati alam bawah laut yang kaya dengan species-species ikan kecil dan tumbuhan laut. Apabila cuaca cerah lokasi ini sangat cocok untuk berjemur menikmati matahari yang tenggelam dengan cahaya berkilau pada hamparan pasir putih terbentang sepanjang mata memandang.
Pantai Tanjung Bira, Sulawesi Selatan
Ikan-Ikan Kecil dan Terumbung Karang di Laut Tanjung Bira, Sulawesi Selatan
Keunggulan Pantai Tanjung Bira sudah di kenal oleh Wisatawan local maupun Mancanegara, berbagai sarana yang tersedia seperti restoran, perhotelan, dan lainnya, lokasi pantai bira sendiri berada di Sulawesi Selatan sekitar 41 Km dari arah kota Bulukumba. Transportasi laut yang digunakan yaitu penyebrangan ferry yang menghubungkan antara daratan Sulawesi selatan dengan Pulau Selayar. Untuk pilihan penerbangan menuju Makassar, tersedia beberapa piihan penerbangan maskapai tergantung pada kondisi dan keadaan kantong msing-masing. Bila membawa keluarga atau rombongan baiknya untuk merental mobil ketimbang naik transportasi umum karna menurut hitungan naik transportasi umum jauh lebih mahal ketimbang merental mobil. 
Air Laut Tanjung Bira, Sulawesi Selatan
Lamanya perjalanan dari Makkasar ke Tanjung Bira kira-kira kurang lebih memakan waktu 5-6 jam. Pantai Tanjung Bira merupakan pantai yang terkenal sebagai pantai yang bersih, struktur pepohonan dan arsitektur alam yang rapi dan air laut yang sangat jernih. Dari tepian Pantai Tanjung Bira kita bisa melihat Pantai Bara yang tidak jauh dari lokasi Pantai Tanjung Bira, namun Pantai yang juga terkenal akan keindahan alam tersebut di kelola oleh pihak asing.
Pesona Air Laut Pulau Kambing, Sulawesi Selatan
Selain itu, tidak jauh dari Pantai Tanjung Bira Wisatawan bisa mengunjungi Pulau Likuang dan Pulau Kambing, kedua pulau tersebut sering dijadikan sebagai tempat snorkling dan diving. Untuk menuju pulau tersebut kita harus menyewa perahu dengan harga 250k – 300k. Kenunikan dari kawasan ini yaitu kita dapat melihat kepiawaian pengrajin ketika merakit perahu tanpa adanya sketsa dan hanya mengandalkan dari pengalaman orang tua atau nenek moyang mereka terdahulu.
Merakit Perahu Pantai Tanjung Bira, Sulawesi Selatan
Wisatawan juga bisa mengunjungi Tanah Toa Kajang, disana kita bisa melihat kehidupan primitif yang jauh ketertinggalan dan masih memegang teguh prinsip lokal yang jauh dari kehidupan modern. Tidak jauh dari Kajang Wisatawan juga bisa berziarah ke makan Dato ri Tiro yaitu makam penyebar Agama Islam pertama di Sulawesi Selatan.

Sekian ulasan yang bisa disampaikan mengenai Objek Wisata Pantai Tanjung Bira | Sulawesi Selatan, Terima Kasih.
Continue reading

Senin, 01 Februari 2016

Danau Mantano merupakan danau yang terdalam se Asia tenggara dan memasuki urutan ke delapan di dunia. Danau yang beralokasi di daerah Sorowako, Kabupaten Luwu Timur ini memiliki ribuan mata air yang tidak pernah mengalami kekeringan walaupun di musim kemarau. Luas danau sekitar 16.000 hektar dengan kedalaman sekitar 600 meter. Danau yang di kelilingi oleh pegunungan, dan bebatuan menciptakan suasana yang tenang dan memanjakan mata ketika melintasi danau. Kondisi air yang sangat jernih dapat melihat suasana ikan yang sedang berjalan dan kumpulan bebatuan kerikil yang cukup banyak.
Keindahan Suasana Pagi di Danau Matano, Sulawesi Selatan
Untuk menuju sorowako akses yang di tempuh dapat melalui darat maupun udara. Apabila Wisatawan melalui udara dapat di tempuh kira-kira 45 menit, apabila melalui darat membutuhkan waktu sekitar 9-10 jam dari Makassar-Sorowako.
Danau Matano, Sulawesi Selatan
Danau Matano dihuni oleh beberapa species fauna dan endemik air seperti sifut, kepiting, udang dan ikan. Dan yang uniknya dari Danau Matano ini terdapat species hewan endemik khas yang bernama ikan purba. Ikan berwarna kecoklatan dan berbentuk seperti hewan purba ini hanya hidup dan berkembang biak di Danai Matano. Masyarakat sekitar menyebut ikan purba dengan sebutan ikan Buttini, namun ikan yang berbentuk seperti binatang purba ini menjadi ikan favorit masyarakat sekitar, tidak seperti namanya ikan ini menjadi menu favorit dan ikan yang di cari oleh wisatawan yang berkunjung di Danau Matano.
Ikan Purba di Danau Matano, Sulawesi Selatan
Keunikan lainnya dari Danau Matano yaitu terdapat beberapa lubang gua yang masih tersisa sepeninggalan sejarah. Benda-benda bersejarah yang di temui oleh masyarakat sekitar berupa pedang, tombak, dan alat-alat rumah tangga lainnya yang terbuat dari besi kuningan. Selain itu, sebagian gua lainnya juga terdapap di pemukiman penduduk dan bibir danau. Gua tersebut di penuhi oleh ratusan kelelawar dan di sudut-sudut goa terdapat tulang belulang manusia. Gua yang dulunya menjadi makan pada saat masyarakat asli belum mengenal agama mempunyai tradisi seperti mayat orang yang sudah meninggal akan di masukkan di dalam gua tersebut. Walaupun beberapa gua dianggap angker oleh sebagian wisatawan, hal tersebut tidak menjadi penghambat mereka untuk mengunjungi Danau Matano malah menjadi penarik bagi wisatawan karena penasaran dan ingin melihat langsung ke lokasi.
Gua Bibir Danau Matano, Sulawesi Selatan
Banyak beberapa tempat lagi yang mesti di kunjungi oleh Wisatawan local mapun Mancannegara di Danau Matano. Selain keindahan flora dan fauna di Danau Matano, Wisatawan juga bisa menikmati keindahan alam mata air hidup (Bura-Bura), air terjun Mata Buntu  dan lainnya.
Suasana pegunungan di Sekitar Danau Matano, Sulawesi Selatan
Sekian pembahasan mengenai Objek Wisata Danau Matano | Sulawesi Selatan, semoga bermanfaat dan menambah wawasan pembaca. Terima Kasih Atas Perhatiannya :) 
Continue reading

Kamis, 28 Januari 2016

Pulau Lihaga merupakan salah satu surga wisata yang berada di Sulawesi Utara. Luas Pulau ini kurang lebih delapan hektar di Kecamatan Likupang Kabupaten Minahasa Utara.


Rute perjalanan menuju tempat wisata ini membutuhkan waktu 90 menit apabila menempuh dari Kota Manado ke Likupang. Setalah sampai di Likupang, Wisatawan menempuh perjalanan kurang lebih selama 40 menit menggunakan perahu nelayan yang biasa digunakan Wisatawan menuju pulau Lihaga dari Pelabuhan serai. Untuk sewa perahu sendiri memakan biaya 800.000 untuk 20 orang.

Perjalanan yang cukup jauh ditempuh oleh Wisatawan tidak akan rugi dan sia-sia, karena perlu untuk Wisatawan ketahui bahwa setibanya di Pulau yang tidak memiliki penghuni ini, pastinya akan di sambut oleh hamparan pasir putih yang berkilau dan masih alami. Birunya air laut menambah suasana hati menjadi tenang seakan-akan tidak ingin beranjak meninggalkan pulau Lihaga.


Suasana yang tidak kalah menarik, sebelum melewati Pulau Lihaga Wisatawan akan melewati Pulau Gangga, Pulau yang tidak kalah memukau dan memilliki keindahan alam yang mempersona pandangan mata. Namun, sayangnya tidak sembarang orang bisa memasuki Pulau ini, karena di Pulau terdapat resort warga negara asing.

Keindahan alam Pulau Lihaga sendiri bervariasi, mulai dari menikmati keindahan alam bawah laut Pulau Lihaga, dan Taman Laut Bunaken yang cukup terkenal. Walaupun Pulau Lihaga tidak ada penduduk, namun Wisatawan tidak perlu khawatir karena di Pulau terdapat toilet dan ruang ganti yang dibangun oleh nelayan dan Wisatawan yang datang ke Pulau tersebut.

Apabila Wisatawan ingin bermalam disanana, Wisatawan bisa mendirikan tenda dan jangan lupa membawa makanan dan minuman karena di Pulau tersebut tidak ada warung yang menjual makanan dan minuman.

Sekian ulasan mengenai Objek Wisata Pulau Lihaga Sulawesi Utara,Semoga apa yang kami sajikan dapat bermanfaat dan menambah wawasan pembaca, Thank's :)
Continue reading